Hey, Mahasiswa Tingkat Akhir Jangan Cuma Leyeh-Leyeh! Lakukan Ini Supaya Waktu Anda Produktif


Banyak sekali hal yang perlu disiapkan ketika Anda sudah menjadi seorang mahasiswa tingkat akhir. Persiapan apa saja yang dibutuhkan agar siap tempur di dunia kerja?


Hey, Mahasiswa Tingkat Akhir Jangan Cuma Leyeh-Leyeh! Lakukan Ini Supaya Waktu Anda Produktif


Saat kuliah yang paling menyenangkan yaitu saat menjadi mahasiswa tingkat akhir. Bagaimana tidak? Jadwal berangkat ke kampus tidak sepadat saat masih menjadi mahasiswa baru. Pergi ke kampus maksimal hanya 2 kali dalam seminggu, itu pun paling lama hanya 3 jam. Nah, artikel ini khusus dibuat untuk para mahasiswa tingkat akhir agar siap menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti.

Jika Ingin Sukses Berkarir, Hindari Sifat Seperti Ini

Waktu luang yang banyak dan kegiatan yang sedikit menjadi ciri utama seorang mahasiswa tingkat akhir yang sedang menunggu kelulusan. Menjelang wisuda atau yudisium, pada kenyataannya tidak sedikit mahasiswa yang tidak tahu arah tujuan setelah lulus nanti. Daripada Anda bingung, sebaiknya mulai belajar untuk menghindari sifat dan kebiasaan buruk mahasiswa dibawah ini, ya.

1. Kebiasaan Bangun Siang

Meski jadwal Anda kosong, biasakan untuk selalu bangun pagi. Menurut beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh Massachusetts General Hospital, ternyata orang yang terbiasa bangun pagi bisa hidup lebih bahagia dibandingkan orang yang terbiasa bangun siang hari. Selain itu, bangun pagi juga berdampak pada kekebalan tubuh seseorang. Mereka yang terbiasa bangun pagi lebih kebal terhadap berbagai serangan virus dan bakteri.

Oleh karena itu, kebiasaan bangun siang harus dihindari termasuk oleh Anda seorang mahasiswa tingkat akhir. Ada baiknya jika Anda melakukan aktifitas yang lebih produktif seperti membereskan kamar, membaca buku, mengecek kembali hasil revisi skripsi, membaca informasi terbaru terkait
hasil penelitian Anda, dan sebagainya.

2. Jangan Biasakan Jadi Orang yang Last Minute

Masalah mahasiswa masa kini kebanyakan di dominasi oleh rasa malas, termasuk malas mengerjakan tugas kuliah dan revisi skripsi. Jika  Anda memiliki project yang diberikan oleh dosen, apapun bentuknya entah menulis sebuah paper atau tugas lainnya, selalu kerjakan ‘awal’ waktu. Jangan sekali-kali membuat tugas dengan waktu yang mepet dengan deadline. Mengapa? Karena tugas yang dibuat secara tergesa-gesa hasilnya tidak akan maksimal.

Sebisa mungkin Anda harus mengerjakan pada hari tugas itu diberikan. Minimal, pada hari itu juga Anda sudah mulai menyicil tugas-tugas. Anda tidak akan pernah tahu kapan tugas-tugas dari dosen yang lain akan menyusul, bukan? Oleh sebab itu agar waktu yang Anda miliki efektif, kerjakan sedikit demi sedikit apapun yang bisa Anda kerjakan.

3. Hindari Kebiasaan Hidup Foya-Foya

Mampu menuruti semua keinginan merupakan hal yang menyenangkan. Namun, gaya hidup seperti ini sangat tidak dianjurkan bagi siapapun terutama mahasiswa tingkat akhir karena bisa merusak diri sendiri. Belum memiliki penghasilan namun selalu berfoya-foya, maka akibatnya siap menanti saat tanggal tua.

Tapi meski Anda terlahir dari keluarga berada, hidup foya-foya sebisa mungkin harus dihindari. Alangkah lebih baik jika uang tersebut ditabung untuk modal investasi setelah kelulusan nanti. Entah jumlahnya kecil atau besar, tabungan menjadi hal yang harus dimiliki oleh setiap orang.

4. Jangan Jadikan ‘Mager’ Sebagai Alasan

Mager alias males gerak menjadi jargon yang melekat pada mahasiswa. Hampir setiap mahasiswa pernah merasakan ‘males ngapa-ngapain’. Jika hanya dilakukan sesekali, sepertinya tidak apa-apa. Namun jika penyakit mager ini keterusan, bisa berbahaya karena semua kewajiban yang harus dituntaskan jadi tertunda.

Oleh karena itu, jangan jadikan mager sebagai kebiasaan. Selain membuang-buang waktu, ternyata mager juga bisa mempengaruhi kesehatan tubuh. Kebugaran tubuh sedikit demi sedikit akan berkurang sehingga suda pasti loyo, lesu, dan lemas siap menemani aktifitasmu nanti.

Apa yang Harus Dilakukan Mahasiswa Tingkat Akhir Agar Lebih Produktif?

Banyak sekali kegiatan positif dan bermanfaat yang bisa dilakukan mahasiswa. Daripada mengisi waktu luang hanya untuk nongkrong-nongkrong, mending ikuti beberapa tips kegiatan bermanfaat untuk mahasiswa di bawah ini yang bisa dijadikan sebagai ajang mengasah softskill.

1. kut Kegiatan Seminar di Kampus

Banyak sekali kegiatan seminar yang diselenggarakan UKM kampus. Tak jarang, beberapa penyelenggara mengadakan seminar gratis berikut snack demi menarik perhatian mahasiswa. Anda bisa mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut untuk menambah wawasan dan membuka pikiran agar lebih terbuka.

Seperti yang kita tahu, tema yang dikaji saat seminar sangat beragam mulai dari kajian tentang enterpreneurship, teknologi, soskum, bahkan seminar tentang pelatihan kerja. Jika Anda memiliki pemikiran yang kritis tentang bidang apapun, gunakan kesempatan untuk bertanya pada pakar di kegiatan seminar tersebut. Mengetahui banyak hal, tidak masalah bukan?

2. Cari Pengalaman Bergengsi

Ajang pencarian duta dan bakat sangat terbuka lebar saat status Anda masih menjadi mahasiswa. Beberapa kampus di Indonesia masing-masing memiliki program untuk memajukan bidang tertentu yang bisa mewakili nama kampus. Misalnya Anda bisa mendaftarkan diri jadi Duta Kampus, Duta Perpustakaan, hingga Duta GenRe (Generasi Berencana). Jika Anda memenuhi kualifikasi, sudah pasti Anda bisa pergi mewakili nama kampus tercinta untuk bersaing dengan kampus lain.

3. Hasilkan Uang dari Hobi yang Anda Miliki

Ada pepatah yang mengatakan bahwa pekerjaan paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Jika saat ini Anda memiliki sebuah hobi, jadikan hobi tersebut sebagai ladang penghasilan. Di jaman teknologi yang serba mudah seperti sekarang, menciptakan uang dari hobi sepertinya bukan suatu hal yang terlalu susah.

Misalnya jika Anda hobi menonton film drama korea atau apapun genrenya, buat review film melalui blog atau sosial media. Atau jika Anda suka menjelajahi aneka jajanan, buat jurnal semenarik mungkin lalu share ke media sosial. Seiring berjalannya waktu, akun yang Anda buat pasti akan dikenal orang dan sedikit demi sedikit bisa menghasilkan uang.

4. Ikut Kontribusi untuk Mengharumkan Nama Kampus

Cara paling bergengsi yang bisa dilakukan oleh mahasiswa tingkat akhir agar dapat bersaing dengan kompetitor lain saat melamar pekerjaan, yaitu denggan mengikuti lomba. Saat ini mengandalkan kepintaran saja tidak cukup. Perusahaan biasanya akan menanyakan aktifitas dan pengalama apa saja yang sudah Anda dapatkan saat kuliah. Jika yang Anda lakukan hanya kuliah pulang kuliah pulang saja, akan menjadi catatan minus meski nilai yang Anda miliki tinggi.

Ketika Anda memiliki kepintaran atau kemampuan di atas rata-rata, manfaatkan hal tersebut untuk mengharumkan nama kampus. Ikuti berbagai ajang perlombaan yang diselenggarakan baik lomba di bidang akademik maupun non akademik. Pahit-pahitnya meskipun tidak berhasil menembus podium juara, pengalaman yang Anda alami selama proses lomba bisa dijadikan sebagai catatan berharga saat interview nanti.

5. Cari Kerja Partime

Kegabutan mahasiswa tingkat akhir bisa diisi dengan melakukan kerja partime. Di daerah kampus besar, banyak sekali pengusaha yang mau menerima mahasiswa untuk bekerja secara partime. Selain menghasilkan uang, kerja partime juga bisa dijadikan sebagai wadah melatih softskill Anda ketika bekerja dengan orang lain. Atau setdaknya, Anda bisa mengendalikan dan menentukan apa yang harus dilakukan ketika berhadapan dengan berbagai macam karakter orang.

6. Belajar Bahasa Asing

Memiliki kemampuan berbahasa asing bisa menjadi nilai plus yang dimiliki oleh seseorang. Persyaratan minimal ketika ingin melamar di perusahaan besar, Anda harus bisa berbahasa Inggris baik secara aktif maupun pasif. Selain itu, perusahaan juga biasanya mensyaratkan untuk melampirkan hasil tes bahasa Inggris berupa TOEFL atau TOEIC dengan skor tertentu. Maka dari itu, siapkan diri Anda mulai sekarang sebelum berbagai kesibukan menghampiri.

Menjadi mahasiswa tingkat akhir memang menyenangkan. Anda boleh memanfaatkannya untuk beristirahat sejenak, tapi ingat jangan sampai terlena. Gunakan waktu luang untuk mengasah kemampuan agar lebih ‘menarik’ di mata HRD. Lakukan berbagai persiapan yang diperlukan sebelum Anda menyesal di kemudian hari.

Belum ada Komentar untuk "Hey, Mahasiswa Tingkat Akhir Jangan Cuma Leyeh-Leyeh! Lakukan Ini Supaya Waktu Anda Produktif"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel