10 Pedoman Tips Traveling ke Bali yang Wajib Diketahui, Terutama Wisatawan Domestik

Bali merupakan destinasi wisata yang namanya sudah mendunia. Tidak heran jika banyak turis asing yang berlibur kesana. Berikut adalah tips traveling ke Bali untuk wisatawan domestik.

10 Pedoman Tips Traveling ke Bali yang Wajib Diketahui, Terutama Wisatawan Domestik
(Resource: Gambar oleh Sushuti dari Pixabay)

Berlibur merupakan salah satu aktifitas yang paling menyenangkan. Setelah penat menjalani keseharian yang menjenuhkan, pergi bertamasya sepertinya bisa merefresh kembali pikiran Anda. Salah satu tempat liburan terbaik di dunia terletak di Indonesia, tepatnya di Pulau Bali. Berikut adalah tips traveling ke Bali yang bisa dijadikan panduan ketika mengunjungi Pulau Dewata ini.

10 Hal yang Wajib Diperhatikan Ketika Traveling ke Bali

Apapun kegiatan yang akan dilakukan sudah pasti memerlukan persiapan, termasuk ketika akan liburan. Simak beberapa poin di bawah ini agar Anda tidak menyesal melakukan trip perjalanan ke Bali.

1. Jangan Berangkat Saat Musim Hujan

Bali menjadi destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi setiap tahunnya. Namun perlu Anda ketahui jika ingin berangkat liburan ke Bali sebaiknya ambil waktu saat kemarau. Mengapa? Karena jika Anda mengunjungi Kota Bali saat hujan akan menyulitkan. Selain tidak bisa menikmati sunset, Anda juga akan kesulitan melakukan mobilitas.

2. Jangan Pergi Saat Musim Libur

Tips traveling ke Bali agar nyaman yaitu jangan pergi ketika Bali sedang ramai. Saat musim liburan seperti pertengahan tahun, awal tahun baru, dan hari libur panjang lainnya. Jika Anda memaksa untuk pergi ke Bali saat musim libur, maka bersiaplah dengan konsekuensinya. Anda akan dihadapkan dengan lautan manusia kemanapun Anda pergi.

Sehingga Anda membutuhkan tenaga ekstra jika ingin mengunjungi spot tertentu. Selain itu kerumunan orang yang terlalu banyak akan merusak hasil foto selama di Bali. Secara otomatis, suasana liburan juga akan sedikit terganggu karena banyaknya orang yang tak jarang membuat kesal. Kemudian biasanya para pedagang akan menaikan harga lebih tinggi sebesar 25% sampai 40% dibanding hari biasa.

3. Pilih Kawasan Penginapan yang Tepat

Dalam memilih penginapan sangat direkomendasikan agar memilih hotel yang dekat dengan lokasi wisata yang dituju dan disesuaikan dengan anggaran liburan ke Bali. Selain dekat, alasan lain mengapa harus memiilih penginapan yang dekat tidak lain untuk menghemat biaya transportasi.

Anda bisa memilih beberapa rekomendasi hotel terbaik melalui video traveler, blog trip advisor, bahkan aplikasi penyedia jasa booking hotel online seperti airy, traveloka, dan sebagainya. Bagi yang pertama kali berkunjung ke Bali, biasanya banyak traveler yang menganjurkan agar mengunjungi Bali bagian Selatan, tempat dimana Pantai Kuta berada.

4. Cari Penginapan yang Ramah di Kantong

Pencari tips traveling ke Bali yang paling banyak dicari oleh pelajar atau mahasiswa yaitu penginapan yang murah. Jangan khawatir, meskipun Bali merupakan destinasi traveling yang sudah terkenal ke mancanegara, disana banyak sekali penginapan yang harganya sangat terjangkau. Dari mulai penginapan Rp. 300 ribu per malam sampai yang harganya di bawah Rp. 100 ribu pun ada.

Untuk hotel dengan kisaran harga Rp. 300 ribu per malam Anda dapat menemukannya di sepanjang Jalan Three Brothers, Jalan Raya Tuban, Jalan Bakung Sari, dan Gang Poppies. Jika target Anda ingin menginap di tempat yang biasa, Anda bisa mencarinya di sekitar gang kecil sepanjang Jalan Raya Tuban. Harganya hanya Rp. 100 ribu per malam. Namun semakin murah lokasinya, akan semakin jauh dari tempat wisata.

5. Cari Tahu Informasi tentang Tiket Wisata di Bali

Sebelum Anda memutuskan untuk berlibur ke Bali, ada baiknya jika mengetahui tips traveling ke Bali, terutama mengenai harga tiket masuk ke kawasan wisata. Tujuannya tidak lain untuk memastikan bahwa uang yang Anda miliki cukup. Selain itu dengan mengetahui harga tiket masuk Anda juga bisa menentukan budget yang harus di bawa.

6. Cari Spot Wisata yang Banyak Menjual Makanan Halal

Mengetahui spot makanan halal sangat penting bagi treveler beragama muslim. Pasalnya penjual makanan di Bali tidak sama seperti di Pulau Jawa yang mayoritas menjual makanan halal. Disana banyak sekali pedagang yang menjajakan daging babi. Antara penjual makanan halal dan tidak perbandingannya hampir 1:1, sehingga Anda harus lebih selektif dalam membeli makanan.

Jika Anda bingung mencari makanan halal, Anda bisa membelinya di restoran Padang, rumah makan jawa, atau café ikan Jimbaran tempat nongkrong di Bali paling hits. Atau jika Anda memilih untuk makan di restoran, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu apakah ada makanan halal atau tidak. Tapi ingat, beberapa resto di Bali menjual makanan halal namun tidak memisahkan peralatan masak yang digunakan untuk makanan halal dan tidak.

Apa Saja Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Bali?

Selain tempat wisata di Ubud yang menyediakan panta untuk sunset, Anda juga bisa melakukan kegiatan lain di Bali. Berikut adalah beberapa tips traveling ke Bali  agar aktifitas yang dilakukan di Pulau Dewata tidak membosankan.

1. Diving

Keindahan wisata bahari Pulau Dewata memang sudah tidak diragukan lagi. Anda bisa menikmati hidangan pantai seperti air kelapa dan aneka makanan laut. Sambil melakukan berbagai aktifitas menyenangkan yang bisa dilakukan di sekitar pantai. Mulai dari sunbath, melihat sunset, banana boat, snorkling, dan diving.

Berbicara mengenai diving, Bali memiliki beberapa spot yang masuk ke dalam rekomendasi tempat diving terindah di dunia. Salah satunya terletak di Tanjung Benoa, Nusa Dua. Disana tersedia berbagai kelas diving mulai dari kelas pro sampai pemula. Jika Anda termasuk ke dalam kategori pemula, jangan khawatir. Diving yang Anda lakukan akan di dampingi oleh pelatih profesional.

2. Arung Jeram

Selain menawarkan keindahan pantai, Bali juga menawarkan tempat wisata arung jeram. Disana terdapat beberapa spot sungai yang layak untuk dicoba dengan harga terjangkau. Mulai dari Sungai Ayung dengan panjang 12 km, Sungai telaga Waja dengan panjang 18 km, dan Tubing Adventure dengan panjang sungai 4,5 km.

Wahana wisata ini sangat ramah bagi pemula dan cocok digunakan untuk wisata keluarga. Kemudian arung jeram di Bali memiliki harga yang sangat terjangkau yaitu mulai dari Rp. 175 ribu per orang sampai Rp. 245 ribu per orang. Harga ini sudah termasuk makan siang dan sewa peralatan seperti helm, dayung, pelampung, dan perahu karet.

3. Belanja Oleh-Oleh

Tidak afdol rasanya jika berwisata tidak membawa oleh-oleh. Ketika pergi ke Bali, pulang membawa oleh-oleh untuk orang terkasih di rumah adalah hal paling menyenangkan. Biasanya orang rumah akan menyerbu kantong oleh-oleh untuk mendapatkan barang terbaik.

Nah jika Anda bingung mencari tempat oleh-oleh yang lengkap dengan harga terjangkau, Anda bisa mengunjungi berbagai toko oleh-oleh khas Bali. Sangat dianjurkan untuk membeli oleh-oleh dari pusat grosir karena disana penjual sudah mematok harga pas (barang sudah di bandrol). Jadi sangat kecil kemungkinannya si penjual menaikan harga secara tiba-tiba.

Ulasan mengenai tips traveling ke Bali mulai dari persiapan sebelum berangkat, tips memilih hotel, sampai belanja oleh-oleh sudah dijelaskan pada artikel di atas. So, jangan sampai liburanmu kali ini zonk ya. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "10 Pedoman Tips Traveling ke Bali yang Wajib Diketahui, Terutama Wisatawan Domestik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel