Kenali Berbagai Jenis Jerawat Di Wajah Dan Cara Pengobatannya


Apapun jenis jerawat di wajah akan selalu menjadi musuh bagi setiap orang. Berikut adalah cara mengatasi berbagai jenis acne yang mengganggu.

Kenali Berbagai Jenis Jerawat Di Wajah Dan Cara Pengobatannya
(Resource:  Gambar oleh Kjerstin Michaela Haraldsen dari Pixabay)

Bagi sebagian besar orang, jerawat merupakan masalah yang besar. Jerawat biasanya datang pada masa awal pubertas hingga dewasa. Penyebab timbulnya jerawat bisa terjadi karena ketidakseimbangan hormon pada tubuh. Hormon tersebut bisa menimbulkan berbagai jenis jerawat di wajah yang gejala dan bentuknya berbeda.

Berbagai Jenis Jerawat dan Cara Pengobatannya

Siapapun pasti akan kesal ketika sudah mencoba berbagai pengobatan untuk menghilangkan jerawat atau bekas nodanya, namun tidak kunjung hilang. Penyebabnya bisa jadi karena metode pengobatan yang dilakukan tidak sesuai dengan gejala yang timbul. Maka dari itu kenali jnis jerawat di wajah dan metode pengobatan yang tepat.

1.       Nodul

Nodul adalah jerawat berwarna merah dan sedikit radang. Jerawat jenis ini berbentuk benjolan di bawah kulit sehingga menyebabkan kontur wajah menjadi tidak rata. Jerawat nodul hampir menyerupai bisul karena bentuknya bulat berisi cairan dengan ukuran cukup besar. Tidak hanya di wajah, terkadang nodul juga menjangkiti area leher.

Jika jerawat nodul sudah meradang, Anda tidak bisa mengobatinya dengan pengobatan herbal biasa, melainkan harus didampingi oleh dokter spesialis kulit. Jika tidak dikhawatirkan kulit akan terjangkit kuman dan bakteri penyebab infeksi yang bisa memperparah kondisi kulit. Jika kondisinya parah, biasanya dokter akan meresepkan obat jerawat minum dan obat luar untuk dioles.

2.       T-Zone

T-Zone sebenarnya bukan nama jerawat, namun beberapa titik pada wajah yang rawan terjangkit jerawat. Area T-Zone meliputi area dahi, hidung, dan dagu. Di area ini sering muncul jerawat whitehead. Tumbuhnya jerawat pada area T ini disebabkan karena area tersebut banyak memproduksi minyak. Ketika terpapar debu dan polusi, partikelnya akan menempel dan mengendap di dalam pori-pori.

Jika tidak dibersihkan maka endapan partikel debu dan polusi tersebut berpotensi menjadi jerawat whitehead tadi. Cara mengatasi timbulnya jerawat pada area T yaitu rajin menjaga kebersihan wajah. Bersihkan wajah setiap kali sehabis terpapar debu menggunakan milk cleanser dan air mawar. Atau Anda bisa menggunakan micellar water agar lebih praktis.

3.       Mechanica

Jerawat berjenis mechanica paling besar disebabkan oleh suhu panas dan gesekan. Area ini biasa muncul pada area wajah yang sering tertekan dan terpapar cahaya matahari. Selain itu munculnya jerawat mechanica juga bisa dipicu karena kelebihan minyak pada wajah. Kondisi seperti ini banyak dialami oleh Anda yang rajin melakukan olahraga.

Cara mencegah dan mengobati jerawat mechanica yaitu rajin membersihkan muka setelah beraktifitas diluar. Jangan malas mandi setelah berolahraga. Tapi ingat, turunkan suhu tubuh terlebih dahulu sebelum mandi agar tidak terjadi benturan suhu di dalam tubuh.

4.       Acne Fulminans

Acne Fulminans merupakan salah satu jenis jerawat di wajah yang biasa menjangkiti remaja laki-laki. Jerawat acne fulminans ditandai dengan gejala timbulnya nodul pada area luka di wajah dan menjadi radang. Jerawat jenis ini biasanya akan tumbuh subur ketika si penderita aktif beraktifitas di luar ruangan dan malas membersihkan wajah.

Menurut Melissa Levin, seorang dokter kulit di klinik NYU Langone New York, cara pengobatannya bisa dilakukan dengan mengoleskan salep jerawat, steroid sistemik oral, dan isoyretinoin. Namun untuk menghindari resiko yang semakin parah, Anda harus melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

5.       Kistik

Jerawat tipe kistik merupakan jerawat yang tumbuh jauh di dalam lapisan kulit epidermis. Penyebab utama munculnya jerawat kistik yaitu tersumbatnya pori-pori oleh minyak sel kulit mati. Jerawat kistik yang tumbuh akan terasa sangat menyakitkan karena bagian dalam kulit terkena infeksi.

Metode pengobatan pada jerawat kistik berbeda-beda tergantung gejala yang timbul. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter spesialis kulit sangat direkomendasikan. Jangan coba-coba menggunakan obat herbal palsu yang menawarkan cara menghilangkan jerawat dalam semalam karena dikhawatirkan obat jerawat tersebut mengandung bahan kimia berbahaya.

6.       Jerawat Hormonal

Sesuai dengan namanya, jerawat hormonal timbul karena adanya ketidakseimbangan hormon pada tubuh. Kondisi ini biasa terjadi pada remaja usia pubertas baik laki-laki maupun perempuan dan ibu hamil muda. Selain itu, wanita yang mendekati siklus bulanan juga berpotensi terjangkiti jerawat hormonal.

Untuk pengobatan jerawat hormonal cukup mudah jika kondisinya tidak parah. Cukup dengan mengoleskan produk acnes, masker madu untuk wajah, dan produk penghilang jerawat lainnya pada area yang terinfeksi. Namun jika kondisi jerawat hormonal sudah ebrubah menjadi radang, sebaiknya lakukan pengobatan sesuai dengan apa yang dianjurkan dokter agar pengobatan yang dilakukan tepat.

7.       Papula

Papula merupakan jerawat yang bisa menghampiri siapapun, mulai dari anak yang memasuki usia remaja hingga orang dewasa. Papula berbentuk bintik-bintik merah menyerupai biang keringat yang menyebar di area wajah.  Bintik merah ini tidak bisa Anda anggap remeh karena berpotensi menjadi jerawat radang yang berisi nanah.

Maka dari itu sebelum kondisinya parah, segera lakukan pengobatan. Caranya obati papula dengan antibiotik agar bakteri dan kuman tidak menyebar ke area wajah lainnya. Anda bisa menggunakan obat jerawat nanah di apotik seperti retinol.

8.       Pustula

Pustula adalah papula yang meradang. Ketika Anda tidak segera mengatasi papula, maka jerawat akan meradang dan berubah menjadi pustula. Bakteri dan kuman yang menginfeksi jerawat akan mengubah bintik kecil menjadi benjolan berisi nanah dan darah. Biasanya penyebaran jerawat semacam ini cepat ketika Anda mengeluarkan cairan jerawat secara paksa.

Untuk mengatasi jerawat tipe pustula, Anda bisa memakai prouk yang mengandung asam salisilat seperti bedak salicyl. Selain itu, mengoleskan cuka apel pada area jerawat juga cukup ampuh pada beberapa kasus pustula yang meradang. Namun jika setelah diobati kondisinya semakin parah, Anda bisa melakukan konsultasi ke dokter sesegera mungkin.

Apa yang Harus Dilakukan Agar Kulit Bekas Jerawat Tidak Bopeng?

Kulit wajah yang bopeng karena bekas jerawat akan membuat siapapun kehilangan percaya diri.  Maka dari itu berikut adalah beberapa tips agar wajah tidak bopeng meski banyak tumbuh jerawat.

a.       Jangan Memencet Jerawat

Jika Anda berpikir bahwa memencet jerawat merupakan cara instan agar jerawat hilang, maka Anda salah besar. Jerawat yang dipencet paksa akan menimbulkan bekas yang hanya bisa dilakukan dengan laser atau operasi wajah bopeng. Jika Anda tidak ingin menyesal di kemudian hari, biarkan jerawat yang tumbuh pada wajah kempes secara alami.

b.       Jangan Lakukan Facial Saat Berjerawat

Facial merupakan salah satu bentuk perawatan wajah yang saat ini banyak dilakukan oleh pria maupun wanita. Ketika kulit wajah sedang sehat, treatment facial akan memberikan dampak yang bagus. Namun sebaliknya, ketika jerawat sedang tumbuh subur melakukan treatment facial sangat tidak dianjurkan karena biasanya jerawat akan dikeluarkan secara paksa.

Itulah beberapa jenis jerawat di wajah yang sering menjadi problem bagi setiap orang. Kenali jenis jerawat yang Anda alami agar pengobatan yang dilakukan tepat sasaran. Temukan segera cara pencegahan jerawat yang sesuai dengan tipe kulit wajah Anda. Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

Belum ada Komentar untuk "Kenali Berbagai Jenis Jerawat Di Wajah Dan Cara Pengobatannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel