Merasa Citra Diri Rendah? Lakukan Ini Agar Kembali Pede Menghadapi Kehidupan


Citra diri rendah sebenarnya sebutan lain sebagai citra negatif. Citra diri di hadapan orang lain kadang berubah-ubah. Bagaimana maksudnya?

Merasa Citra Diri Rendah? Lakukan Ini Agar Kembali Pede Menghadapi Kehidupan
(Resource : Gambar oleh ambermb dari Pixabay) 

Bagaimana jadinya jika seseorang memiliki citra diri rendah? Citra diri atau self-image cukup erat kaitannya dengan cara pandang seseorang dalam merefleksikan dirinya dihadapan orang lain. Secara garis besar citra diri terbagi menjadi dua, yaitu positif dan negatif. Citra diri yang positif berbanding lurus dengan tingkat confidence yang dimiliki seseorang.

Sebaliknya, ketika seseorang memiliki citra diri negatif maka akan mempengaruhi cara pandang orang lain di sekitarnya. Dampak yang terjadi secara umum, orang tersebut akan merasa minder ketika melakukan interaksi dengan seseorang. Citra diri negatif bisa muncul kapanpun dan dimanapun, termasuk di lingkungan kerja.

Contoh Sederhana Citra Diri Rendah yang Dimiliki Seseorang

Secara garis besar, citra negatif muncul dari pola pikir yang diciptakan oleh diri sendiri. Jika Anda masih belum memahami apa itu citra diri rendah, simak contoh citra diri yang buruk dalam cerita sederhana yang dialami A berikut ini.

1) A merupakan seorang CEO berprestasi di usia muda. Semua karyawan kantor, keluarga, dan teman-temannya memandang  bahwa kehidupan karir A sudah sangat sukses. Namun di tengah perjalanan karirnya yang cemerlang, A memakai uang perusahaan untuk investasi online. Kemudian selang berapa lama, ternyata investasi online tersebut adalah sindikat penipuan.

2) Atas peristiwa tersebut, banyak berita negatif beredar tentang A. A dipecat dari perusahaan dan dikucilkan keluarga, teman-teman, serta lingkungannya. Selain itu, ia juga mendapatkan hukuman pidana berupa penjara selama sekian tahun.

3) Kemudian setelah masa hukuman habis, A dikembalikan ke lingkungan masyarakat. Namun, ia merasa bahwa dirinya tidak seberharga dulu karena kenyataannya A hanya seorang mantan narapidana. Setelah keluar dari penjara, A bergabung dengan komunitas preman pasar.

4) Stigmatisasi yang diciptakan oleh A yaitu, bahwa A merupakan seorang yang tercela, hina dan mantan narapidana yang tidak pantas diterima masyarakat, ditambah dengan perilaku yang mendukung stigma tersebut. Maka orang lain pun melihat diri A dengan penilaian yang sama. Atas kejadian tersebut, muncullah citra diri rendah terhadap diri A.

Masa lalu kelam yang bisa menimbulkan kenangan traumatis. Ada bisikan dari dalam diri (self-internal voice) yang mengajak agar Anda selalu berbuat salah, toh tidak akan jadi masalah besar karena sudah terlanjur. Dampaknya sikap hormat terhadap diri sendiripun menjadi berkurang bahkan ada kecenderungan menghakimi diri sendiri dengan label citra yang negatif. Miris, bukan?

Cara Mengatasi Citra Diri Negatif agar Bisa Kembali Bekerja

Ada banyak faktor yang mempengaruhi citra diri, mulai dari pengalaman, lingkungan, dan lainnya. Namun tidak sedikit orang tahu bagaimana agar citra positif yang telah lama hilang kembali muncul. Berikut adalah beberapa kiat untuk mengatasi citra diri rendah yang dimiliki seseorang.

1. Jauhkan Stigma Negatif

Menghilangkan stigma negatif yang diciptakan oleh diri sendiri, salah satunya bisa dilakukan dengan memutus segala memori tentang kenangan buruk di masa lalu. Jika dalam diri masih ada bisikan tentang ‘pelabelan’ buruk terhadap diri sendiri, hempaskan hal tersebut jauh-jauh. Jika pikiran negatif terus menghantui pikiran, pola pikir terhadap diri Anda tidak akan berubah.

Ubah mindset judgement buruk terhadap diri sendiri menjadi motivasi. Nilai nyata dari harga diri adalah bagaimana cara Anda berpikir atas apa yang tidak disukai. Pikirkan bahwa Anda merupakan sebutir mutiara berharga yang akan tetap berkilau meskipun pernah terjatuh ke dalam lumpur. Pengubahan stigma negatif ini dilakukan untuk menghilangkan segala hal yang menghambat diri untuk terus maju.

2. Realistis, Jangan Banyak Drama

Jika hidup ingin berubah, jangan terlalu banyak drama yang mengakibatkan citra diri rendah. Melakukan drama-drama secara berlebihan, justru akan membuat hidup menjadi semakin terpuruk. Apalagi jika melebih-lebihkan pikiran negatif. Jangan biarkan kesalahan di masa lalu meng-handle segala aspek kehidupan yang Anda miliki. Ingat, cukup lakukan kesalahan satu kali. Hanya keledai yang terperosok ke lubang yang sama.

3. Belajar Berpikir Positif

Membiasakan berpikir positif sangat dianjurkan bagi setiap orang. Namun sebelum berlatih agar selalu berpikir positif, Anda harus lulus tes menghentikan pikiran negatif terlebih dahulu. Jangan sampai pikiran negatif menguasai emosi dan tindakan Anda. Hindari percakapan yang menjerumus pada hal negatif yang bisa merusak emosi, jiwa, dan pikiran Anda.

Jika Anda sudah bisa menghentikan pikiran negatif yang berkeliaran dalam otak, tahap selajutnya yaitu belajar untuk beripikiran positif atas segala hal yang terjadi. Sebisa mungkin, Anda harus bisa melihat sisi positif sekecil apapun atas suatu kejadian yang tidak Anda harapkan. Dengan demikian, Anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran untuk bekal di masa depan dan memahami betapa pentingnya harga diri.

4. Jangan Menghakimi dan Mengintimidasi Diri Sendiri

Ketika Anda melakukan sebuah kesalahan, rasa judgement dan intimidasi pasti selalu menemani setiap harinya. Hal itu wajar jika berlangsung dalam waktu singkat, karena manusia membutuhkan jeda untuk berpikir, merenung, dan menerima kenyataan. Namun jangan lupa, Anda harus bangkit dari segala keterpurukan dan berhenti mengintimidasi diri sendiri. Jika terus berlangsung, citra diri rendah sudah pasti betah berada dalam diri Anda.

Seperti apa, sih bentuk intimidasi dan judgement tersebut? Jika dipikiran Anda masih terlintas “Andaikan saya dulu tidak melakukan kesalahan, pasti sekarang bla..bla..bla”. Bentuk intimidasi seperti itu justru hanya akan melemahkan pikiran, yang bisa membawa dampak buruk untuk masa depan. Hidup dalam keterpurukan itu tidak enak, lho.

5. Ganti Kritik dengan Dorongan

Kritik terbagi menjadi dua, yaitu kritik negatif dan positif. Kritik yang dibutuhkan oleh setiap individu yaitu kritik positif yang bersifat membangun. Jika ada seseorang yang mengkritik namun malah membuat mental down, jangan dihiraukan dan jangan dijadikan sebagai beban pikiran. Ingat, selalu ambil hikmah dari setiap kejadian.

Ketika ada kritikan yang menjatuhkan dan membuat mental down, ubah keadaan tersebut. Bagaimana caranya? Ubah setiap kritikan, celaan, dan hinaan menjadi sebuah dorongan dan semangat. Buktikan bahwa apa yang mereka bicarakan adalah tidak benar. Salah satu cara meningkatkan harga diri dengan elegan yaitu bungkam semua perkataan yang menghina dan menjatuhkan dengan kebangkitan.

6. Ketahui Kemampuan Pribadi yang Tidak Dimiliki Orang Lain

Poin terakhir dalam kiat menghilangkan citra diri rendah terhadap orang lain yaitu dengan introspeksi diri. Berdiri dihadapan cermin, tanya, dan interogasi diri Anda sendiri. Potensi apa yang Anda miliki, sifat dan perlaku terpuji apa yang pernah Anda lakukan di masa lalu. Setelah menemukan jawabannya, lakukan setiap perbuatan positif tersebut setiap hari. Gali setiap potensi yang dimiliki dan bangkit.

Kembangkan kemampuan apapun yang Anda miliki. Buktikan bahwa Anda mampu mengubah citra diri yang buruk menjadi citra yang positif. Ingat, Anda berhak untuk dihargai dan dihormati oleh orang lain. Jangan mau berada di dalam jurang yang hina secara terus-menerus. Buat diri sendiri, keluarga, dan teman-teman merasa bangga.

Stigma citra diri rendah memang tidak bisa dihilangkan dalam waktu satu atau dua hari saja. Dibutuhkan waktu dan pengorbanan yang luar biasa untuk mengembalikan confidence yang selama ini bersembunyi karena suatu kesalahan. Ingat, harga diri adalah nilai yang harus dimiliki oleh setiap orang. Maka dari itu, mulai kembalikan citra baikmu demi masa depan yang lebih baik. Semangat!!

Belum ada Komentar untuk "Merasa Citra Diri Rendah? Lakukan Ini Agar Kembali Pede Menghadapi Kehidupan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel