Sssst, Ini Gejala dan Penyebab Penyakit Kelamin Menular Berbahaya

Penyakit kelamin menular bisa terjadi pada siapapun, baik pria maupun wanita. Lantas, apa penyebab terjadinya penyakit kelamin?

Sssst, Ini Gejala dan Penyebab Penyakit Kelamin Menular Berbahaya
(Resource : Photo by Christian Erfurt on Unsplash)

Tidak bisa dipungkiri, saat ini banyak sekali jenis penyakit kelamin menular di masyarakat. Baik pria maupun wanita memiliki peluang yang sama besar terhadap resiko terjadinya penyakit kelamin. Tidak hanya sampai disitu, bahkan orang yang belum melakukan hubungan seksual dan anak-anak sekalipun bisa ikut tertular.

Secara umum penularan penyakit kelamin terjadi ketika ada hubungan intim entah secara vaginal, anal, maupun oral. Selain itu, penyebaran penyakit kelamin juga bisa disebabkan oleh pemakaian jarum suntik yang sudah terinfeksi dan melalui transfusi darah. Beberapa obat penyakit kelamin belum ditemukan. Maka dari itu sebelum terlambat, ketahui jenis penyakit menular berikut gejala dan penyebabnya.

Berbagai Jenis Penyakit Kelamin Menular Berbahaya

Secara garis besar penyakit kelamin disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, dan parasit. Jika tidak segera diobati, penyakit kelamin bisa mengancam nyawa penderitanya.Berikut adalah beberapa penyebab penyakit menular seksual berbahaya.

1. Sifilis

Sifilis disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum yang menjangkiti kulit sekitar kelamin. Bakteri ini menimbulkan luka dengan sedikit nanah di area kelamin. Masa inkubasi bakteri membutuhkan waktu antara 2 sampai 4 minggu sampai terjadinya infeksi. Pada masa inkubasi, bakteri akan mencari celah melalui luka untuk masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak. Luka tidak akan terasa sakit  (chancre) ketika bakteri masuk ke dalam tubuh.

Ketika tidak segera diobati, penderita akan merasakan beberapa gejala seperti deman, hilang nafsu makan, dan muncul ruam-ruam pada area kelamin. Ruam ini berbentuk benjolan kecil bersisik yang berwarna erah pada bagian vagina dan penis. Penyebaran penyakit kelamin menular sifilis bisa melalui hubungan intim dengan orang yang telah terjangkiti.

2. Gonore atau Kencing Nanah

Kencing nanah disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menyebabkan keluarnya cairan melalui lubang penis dan vagina. Cairan ini biasanya keluar ketika buang air kecil. Timbulnya penyakit ini disebabkan oleh kebiasaan “jorok” ketika melakukan hubungan intim. Sering berganti-ganti pasangan tanpa pengaman dan tidak menjaga kebersihan kelamin bisa menjadi penyebab utama terjadinya gonore.

Bakteri penyebab gonore biasanya mudah menginfeksi bagian tubuh yang hangat dan lembap seperti vagina dan aluran reproduksi, anus, dan area skrotum. Gejala penyakit kelamin pada pria dan perempuan berbeda. Pada laki-laki gonore dapat ditandai dengan frekuensi BAK yang sering, keluar cairan berwarna kuing kehijauan, bengkak dan kemerahan pada saluran kemih, serta sakit tenggorokan.

Pada perempuan gejala gonore ditandai dengan  muncul bercak darah diluar periode menstruasi, rasa nyeri pada perut bagian bawah dan panggul, vulva yang bengkak, dan rasa nyeri saat melakukan hubungan seksual. Ketika Anda mengalami gejala seperti di atas, segera hubungi dokter spesialis kelamin untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

3. Klamidia

Klamidia merupakan penyakit kelamin menular yang hanya menginfeksi wanita. Infeksi menular ini disebabkan oleh serangan bakteri Chlamydia trachomatis yang menjangkiti leher rahim. Penularan kepada pria dapat terjadi melalui kontak kelamin yang memiliki area luka. Gejala awal ditanda dengan keluarnya cairan berbau tidak sedap, rasa gatal dan panas di area V, rasa sakit pada saat berhubungan intim, pendarahan di luar siklus mens, dan nyeri pada bagian lambung bawah.

Bakteri penyebab klamidia tidak akan menjangkiti kaum laki-laki secara langsung. Cara penularan penyakit menular seksual pada pria bisa melalui hubungan intim dengan wanita yang sudah terinfeksi. Gejala awal klamidia pada laki-laki ditandai dengan keluarnya cairan kuning keruh pada bagian ujung penis, rasa panas dan sakit ketka buang air kecil, serta bengkak pada telur pria.

4. Tinea Cruris

Tinea cruris merupakan salah satu infeksi menular seksual yang banyak terjadi di masyarakat. Infeksi jamur yang menyerang daerah sekitar kelamin menyebabkan penderita tinea cruris mengalami ruam merah disertai rasa datal pada area bokong, paha dalam, hingga kelamin. Penularannya terjadi melalui kontak langsung dengan luka yang diidap penderita dan bersentuhan dengan benda yang telah terinfeksi.

Gejala yang menandakan seseorang terinfeksi jamur tinea cruris diantaranya terdapat ruam kemerahan berbentuk melingkar berwarna merah. Kemudian kulit berubah menjadi pecah-pecah dan terkelupas. Pada area yang terinfeksi sering terasa perih dan gatal, terutama pada area selangkangan.

5. Candidiasis

Penyebab penyakit kelamin menular candidiasis yaitu karena infeksi jamur pada area kelamin. Gejalanya ditandai dengan ruam dan lepuhan yang muncul pada kulit, terutama area lipatan seperti selangkangan dan bokong bagian bawah. Penularan penyakit ini paling besar melalui hubungan seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi jamur candidia. Untuk pencegahan, sebaiknya dilakukan tes penyakit kelamin secara berkala.

6. HIV/AIDS

Penyakit kelamin yang satu ini menjadi salah satu jenis penyakit yang paling ditakuti. HIV/AIDS disebabkan oleh infeksi virus bernama human immunodeficiency virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh atau imun si penderita. Virus ini tidak langsung menyerang organ kelamin seperti bakteri atau virus lainnya, melainkan menyerang bagian tubuh lain untuk menghancurkan imun.

Penyakit kelamin menular ini tergolong sebagai penyakit paling berbahaya. Penularannya bisa terjadi melalui hubungan seksual, penggunaan alat suntik terinfeksi, dan transfusi darah. Orang yang terjangkiti virus berbahaya ini sangat mudah terserang penyakit namun sulit disembuhkan. Gejala awal bisa ditandai dengan hilangnya nafsu makan, batuk pilek yang tak kunjung sembuh, diare, sampai penyakit komplikasi lain yang tak kunjung sembuh.

7. Kanker Serviks
Penyakit kelamin kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV atau Human Papillomavirus. Kanker serviks terbagi menjadi beberapa stadium.Gejala awal yang paling umum yaitu pendarahan yang tidak teratur, keluar keputihan dengan bau menyengat, dan rasa sakit saat berhubungan seksual.

Selain menyebabkan terjadinya kanker serviks, HPV yang menyerang kelamin juga menyebabkan terjadinya kutil kelamin. Virus HPV juga bisa menyebabkan terjadinya penyakit kulit seperti mata ikan ketika menyerang bagian tubuh lain seperti telapak kaki dan tangan.

8. Trikomoniasis

Gejala awal trikomoniasis memang tidak nampak. Jika Anda sering mengalami keputihan yang tidak kunjung sembuh, sebaiknya waspada. Mengapa? Karena ada kemungkinan area vital terserang parasit Trichomonas vaginalis. Parasit ini menjadi salah satu penyebab keputihan pada wanita. Trikomoniasis menjadi salah satu penyakit kelamin wakita berbahaya jika tidak segera diobati.

Penyakit kelamin menular ini bisa digolongkan “parah” ketika keputihan berubah warna menjadi kehijauan dengan bau menyengat. Jika Anda beberapa hari ini mengalami keputihan, sebaiknya segera gunakan pantyliner herbal seperti Avail dan merek lainnya. Tujuannya agar keputihan tidak semakin parah. Jangan sekali-kali meremehkan masalah yang berkaitan dengan organ intim sekecil apapun.  

Kunci utama menjaga kesehatan organ intim bisa diawali dengan menjaga kebersihan. Jika Anda sudah memiliki pasangan, setia kepada pasangan menjadi pencegahan paling ampuh agar terhindar dari berbagai ancaman penyakit kelamin berbahaya. Bagi Anda yang belum menikah, sebaiknya hindari perilaku dan kebiasaan seks bebas. Satu-satunya cara mengetahui jika kita terjangkit penyakit menular seksual yaitu dengan melakukan medical ceck-up.

Penyakit kelamin menular biasanya terjadi kepada seseorang yang sering bergonta-ganti pasangan. Kemudian kebiasaan melakukan anal seks juga bisa menjadi pemicu utama terjadinya penyakit kelamin. Alasannya karena area dubur yang lembap menjadi tempat ideal untuk berkembang biaknya bakteri penyebab penyakit kelamin.

Belum ada Komentar untuk "Sssst, Ini Gejala dan Penyebab Penyakit Kelamin Menular Berbahaya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel